Lulus tes PNS, baligo caleg lenyap

Sunday, January 11, 2009

Menjelang hari raya Natal 2008, hasil seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Tana Toraja diumumkan di koran-koran lokal Sulawesi Selatan. Sebagaimana biasanya, pendaftar yang harus kecewa jauh lebih banyak dari yang lulus seleksi. Hal ini terjadi karena memang rasio jumlah pendaftar terhadap lowongan yang ada sangat besar.

Namun ada yang unik pada pengumuman kelulusan CPNS kali ini, yaitu sebagian dari mereka yang lulus pada tes CPNS ternyata terdaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada pemilu yang akan digelar tahun 2009. Sumber-sumber yang dapat dipercaya dan dekat dengan para caleg yang lolos seleksi PNS menyebutkan, baligo, poster, serta atribut-atribut kampanye lainnya milik caleg yang lolos tersebut segera dibersihkan dari jalan-jalan segera setelah mengetahui mereka diterima menjadi CPNS. Tentu saja disebabkan adanya peraturan yang tidak membolehkan PNS menjadi calon anggota legislatif.

Lantas bagaimana komitmen untuk memperjuangkan kepentingan rakyat yang sudah dibuat dalam visi kampanye? Apakah janji-janji tersebut segera berguguran begitu diterima menjadi PNS?

"Ya kan sama saja, menjadi PNS juga melayani masyarakat".


Tapi bukannya penghasilan sebagai anggota DPRD tingkat II lebih tinggi dari PNS?

"Benar, tapi untuk jangka panjang PNS lebih menjamin. Anggota DPRD hanya 5 tahun, syukur-syukur kalau bisa 10 tahun (dua periode). Kalau PNS, terjamin seumur hidup".


Salam demokrasi.

0 comments: